Menu
insurance car insurance insurance companies car insurance quotes auto insurance car insurance companies insurance quotes cheap car insurance cheap insurance auto insurance companies auto insurance quotes liability insurance homeowners insurance cheap auto insurance the general insurance motorcycle insurance online insurance cheap insurance quotes car insurance rates automobile insurance sr22 insurance the general car insurance online auto insurance really cheap auto insurance cheap full coverage auto insurance car insurance estimator affordable car insurance cheapest insurance auto insurance quotes comparison motorcycle insurance quote cheap auto insurance quotes affordable auto insurance car insurance price comparison purchase auto insurance online low cost auto insurance collector car insurance instant auto insurance travel insurance short term health insurance dental insurance plans cheap renters insurance senior life insurance burial insurance renters insurance pet insurance dental insurance term life insurance quotes medical insurance quotes health insurance medical insurance plans dog insurance whole life insurance long term care insurance private health insurance boat insurance quote commercial vehicle insurance life insurance policy best life insurance medical insurance home insurance self employed health insurance health insurance plans for family life insurance the general auto insurance small business health insurance life insurance companies health insurance for children usa insurance annuity commercial insurance humana health insurance farm insurance mutual life insurance disability insurance new york life insurance accident insurance e insurance high risk car insurance best life insurance companies nationwide car insurance auto home insurance geico insurance

30+ Rekomendasi Film Drama Jepang Terbaik

Film Jepang memang kadang kala lebih identik dengan film horror yang tak tanggung-tanggung seramnya atau film thriler dengan adegan sadis dan darah di mana-mana.

Jika tidak begitu, film Jepang akan mengangkat genre humor atau komedi romantis yang diadaptasi dari manga Jepang yang memang terkenal karena ceritanya yang unik dan lucu.

Tapi jangan salah, ternyata Jepang juga kuat dengan film drama dengan ide cerita sederhana yang dekat dengan kehidupan nyata, namun penuh dengan sinematografi yang apik.

Penasaran? Yuk ah disimak 30 rekomendasi film drama Jepang terbaik versi kami.

30. Film Drama Jepang “Postcard” (2010)

Postcard

Disutradarai dan ditulis oleh Kaneto Shindo, Postcard bersetting pada akhir perang dunia kedua. Postcard adalah film terakhir Kaneto Shindo sebelum ia meninggal pada tahun 2010 pada usianya yang ke 100 tahun.

Postcard menceritakan tentang keluarga yang ditinggal mati oleh para prajurit perang. Postcard sendiri berdasarkan pengalaman Kaneto Shindo. Pada akhir perang dunia kedua, 100 prajurit dikirim ke garda depan oleh para seniornya.

Salah satu prajurit yang yakin bahwa dia akan meninggal menitipkan kartu pos untuk dikirim ke istrinya bernama Tomoko. Ia menitipkan kartu pos tersebut kepada temannya, Keita Matsuyama.

Perang pun berakhir, 6 dari 100 orang prajurit berhasil selamat termasuk Keita. Namun tidak ada yang menunggu Keita di Jepang, termasuk juga Tomoko dan keluarganya yang menghilang.

29. Film Drama Jepang “The 8 Year Engagement” (2017)

The 8 Year Engagement

Diperankan oleh aktor dan aktris ternama Takeru Satoh, Tao Tsuchiya, Hiroko Yakushimaru dan Tetta Sugimoto. Menceritakan tentang Hisashi (Takeru Satoh) yang jatuh cinta dengan gadis biasa bernama Mai (Tao Tsuchiya).

Ketika pernikahan mereka sudah di depan mata, Mai tiba-tiba sakit dan koma. Mai mengalami koma yang sangat lama. Namun Hisashi tetap setia menemaninya. Orang tua Mai menyuruh Hisashi  untuk menyerah.

Bagi mereka Hisashi hanya menyia-nyiakan waktu saja, namun ia tetap bersikeras akan menunggu Mai. 8 tahun kemudian Mai terbangun dari koma. Namun Hisashi harus bersabar lagi karena Mai mengalami amnesia.

Dia tidak ingat siapapun, termasuk kepada seseorang yang dicintainya, Hisashi .

28. Film Drama Jepang “Let Me Eat Your Pancreas” (2017)

Let Me Eat Your PancreasLet Me Eat Your Pancreas

I (Takumi Kitamura) adala seorang anak SMA yang sangat pendiam. I tidak sengaja menemukan sebuah buku harian milik Sakura Yamauchi (Minami Hamabe).

Di dalam buku harian tersebut, I mengetahui bahwa Sakura menderita penyakit pankreas dan hidupnya tidak akan lama lagi. Karena sifat I yang datar-datar saja, Sakura yang memang berkepribadian ceria mulai dekat dengan I.

Kyoko(Karen Otomo), sahabat Sakura, merasa cemburu karena Sakura dekat dengan I. Kyoko ataupun teman-temannya tidak tahu bahwa Sakura mengidap penyakit serius. Tidak lama kemudian Sakura meninggal.

12 tahun kemudian, I (Shun Oguri) menjadi guru di sekolahnya dulu. Kyoko (Keiko Kitagawa), sahabat Sakura, akan segera menikah. Mereka berdua bertemu dan bersama mengingat masa lalu dengan Sakura.

27. Film Drama Jepang “Crying Out Love In The Center of The World” (2004)

Crying Out Love In The Center of The World

Ketika akan pindah ke apartemennya yang baru, Ritsuko Fujimura  (Kou Shibasaki) menemukan kaset lama yang sudah cukup usang. Dia yang penasaran kemudian mendengarkan kaset tersebut.

Suara lemah seorang gadis terdengar di ujung sana. Gadis tersebut berkata “aku sangat takut jika besok aku tidak bisa tidur. Aku sepertinya akan mati”.

Dengan segera, Ritsuko meninggalkan catatan kecil kepada tunangannya, Sakutaro Matsumoto (Takao Osawa). Ritsuko mengatakan bahwa ia akan pergi sebentar dan memintanya untuk tidak mengkhawatirkan dirinya.

Saku yang sedang melihat berita angin topan di bandara Jepang  tidak sengaja menemukan Ritsuko berjalan di belakang pembawa acara berita. Saku tahu kemana Ritsuko akan pergi.

Ke kampung halamannya yang juga kampung halaman Ritsuko dan wanita di kaset itu.

26. Film Drama Jepang “Hanging Garden” (2005)

Hanging Garden

Keterbukaan dalam anggota keluarga itu penting. Hal tersebut yang ditekankan oleh keluarga Kobayashi. Mereka pindah ke sebuah perumahan yang nyaman dengan harapan akan menjadi keluarga yang harmonis dan saling mengerti satu sama lain.

Namun hal itu tidak pernah terjadi, karena masing-masing memiliki rahasia yang sangat dalam. Mana, anak perempuan, hobinya membolos sekolah dan terlibat pergaulan bebas.

Ko, anak laki-laki bungsu, selalu pergi dan bertarung dengan siapapun yang membuat dirinya frustasi walaupun alasannya tidak jelas. Takashi, sang ayah, memiliki simpanan bernama Mina.

Eriko,sang Ibu,  bekerja paruh waktu di toko mie dan sering mengunjungi ibunya yang sakit di rumah sakit. Eriko nampak sebagai wanita yang baik-baik saja. Namun nyatanya Eriko menyimpan sendiri masa lalunya di waktu kecil dalam-dalam.

25. Film Drama Jepang “I Give My First Love To You” (2009)

I Give My First Love To You

Sejak usia 8 tahun Takuma (Masaki Okada) dan Mayu (Mao Inoue) sudah berteman.Hal ini karena Takuma adalah pasien dari ayah Mayu, dr Taneda. Takuma memiliki penyakit jantung dan divonis bahwa umurnya tidak sampai mencapai 20 tahun.

Beberapa tahun kemudian Takuma dan Mayu bersekolah di SMP dan SMA yang sama. Keduanya memang saling mencintai. Takuma tumbuh menjadi anak yang sangat pintar namun lemah dan Mayu menjadi anak yang malas namun pandai di  bidang olahraga.

Suatu ketika Takuma harus dibawa ke rumah sakit karena kondisinya yang kritis. Mayu sangat sedih dan bingung. Berhasilkah Takuma mendapatkan keajaiban dan sembuh dari penyakitnya?

24. Film Drama Jepang “The Little House” (2014)

The Little House

The little house menceritakan tentang Taki Nunomiya (Chieko Basho) di masa mudanya. Taki muda (Haru Kuroki) adalah gadis yang berasal dari Yamagata yang mengadu nasib di Tokyo, Jepang pada era Showa, sekitar tahun 1930 hingga 1940 an.

Ia bekerja di sebuah rumah beratap merah milik keluarga Hirai. Masaki (Takataro Kataoka), kepala keluarga, bekerja di perusahaan mainan. Masaki tinggal bersama istrinya, Tokiko (Takako Matsu) dan anak laki-lakinya Kyoichi (Satoshi Akiyama).

Pada tahun ini Jepang sedang gencar menyerang Nanjing yang menyeretnya pada perang dunia. Walaupun kondisi diluar berkecamuk, rumah beratap merah ini nampak tenang-tenang saja. Namun sebanrnya konflik-konflik mulai bermunculan.

Disutradarai oleh Yoji Yamada, The Little House pertama kali ditayangkan pada tanggal 25 Januari 2014 dan masuk nominasi di Berlin International Film Festival ke 64.

23. Film Drama Jepang “Rainbow Song” (2006)

Rainbow Song

Film yang disutradarai oleh Naoto Kumazawa ini menceritakan kisah seorang artis bernama Aoi Sato (Juri Ueno). Artis ini sangat sukses, terbukti dengan banyaknya film yang dibintanginya.

Namun semuanya berubah ketika Aoi Sato mengalami kecelakaan pesawat dan dipastikan meninggal. Hal tersebut tentu saja menjadi pukulan berat bagi penggemar Aoi Sato dan kekasihnya, Tomoya Kishida (Hayato Ichihara).

Sebelum meninggal, Aoi Sato mengirim sebuah gamber pelangi ke Hayato. Pelangi adalah salah satu hal yang membuat Aoi dan Hayato bersatu.

Cerita kemudian flashback ketika Aoi masih belum terkenal dan Hayato adalah manajer artis pemula yang mencari orang yang berbakat. Disinilah mereka berdua dipertemukan dan menjalin kisah.

22. Film Drama Jepang “A Gentle Breeze in The Village” (2007)

A Gentle Breeze in The Village

Soyo (Kaho) adalah seorang remaja yang tinggal di desa yang sangat sepi. Soyo bersekolah di sekolah yang isinya hanya 6 orang siswa dan Soyo satu-satunya siswa di kelas 8. Suatu ketika datanglah murid pindahan dari Tokyo bernama Osawa (Masaki Okada).

Osawa juga sama-sama di kelas 8 bersama Soyo. Soyo sangat senang karena akhirnya dia punya teman sekelas. Namun sikap Osawa sangat menyebalkan, hal ini karena Osawa secara terang-terangan mendekati Soyo.

A Gentle Breeze in The Village bukan melulu cerita cinta remaja yang klise, tetapi juga cerita bagaimana kepolosan Soyo, kekhawatiran keluarga Soyo dan letupan-letupan kecil lainnya.

Walaupun sederhana namun film yang disutradarai oleh Nobuhiro Yamashita ini jauh dari kata membosankan.

21. Film Drama Jepang “A Good Husband” (2009)

A Good Husband

Shunsuke Kitami (Etsushi Toyokawa) dulunya adalah fotografer handal, namun dia tidak pernah menyentuh kamera selama kurang lebih satu tahun terakhir.

Istrinya, Sakura (Hiroko Yakushimaru) mengeluh tentang suaminya namun dia tidak pernah mengurus suaminya.

Pernikahan mereka sudah berjalan 10 tahun dan mencapai titik kebosanan. Shunsuke kemudian memutuskan untuk menjadi fotografer artis (Asami Mizukawa). Namun tujuan utamanya adalah menjalin hubungan dengan artis tersebut.

Seiring berjalannya waktu, Sakura kemudian berbicara jujur pada suaminya bahwa ia memiliki hubungan dengan orang lain selama satu tahun. Sakura meminta Shunsuke memotret dirinya untuk yang terakhir kali sebelum bercerai dengan Shunsuke.

Bagaiman kelanjutan kisah antara Shunsuke dan Sakura ?

20. Film Drama Jepang “Sweat Bean” (2015)

Sweat Bean

Sweet Bean menceritakan seorang perempuan berusia senja bernama Tokue (Kirin Kiki). Tokue sejak kecil menderita kusta yang mengharuskan dia terpisah dari keluarga dan teman-temannya dan harus tinggal di Sanatorium.

Sentaro (Masatoshi Nagase) adalah pria yang memiliki toko dorayaki. Tokue awalnya ingin bekerja di toko Sentaro, namun karena keadaan Tokue yang sudah tua dan menderita penyakit, Sentaro memutuskan tidak menerima tawaran kerjanya.

Esoknya Tokue membawakan selai kacang merah buatannya sendiri. Sentaro yang mencicipi selai tersebut langsung shock, karena selai tersebut sangat enak. Sentaropun mengajak Tokue untuk bekerja di toko dorayakinya.

Semenjak Tokue bekerja di toko Sentaro, pelanggan tidak pernah berhenti mengantri didepan tokonya. Hingga Dorayaki terjual habispun antrian masih tetap ada. Namun ternyata kehadiran Tokue tidak lama di toko Sentaro.

19. Film Drama Jepang “Tokyo Family” (2013)

Tokyo family

Tokyo family adalah salah satu film yang disutradarai oleh Yoji Yamada. Yoji Yamada memang dikenal sebagai sutradara spesialis film-film bertema keluarga.

Menceritakan tentang pasangan suami istri yang sudah tua yang berasal dari Hiroshima bernama Shukichi (Isao Hashizume) dan istrinya Tomiko Hirayama (Kazuko Yoshiyuki).

Mereka memiliki tiga orang anak yang tinggal di Tokyo dan memiliki kesibukan masing-masing hingga lupa dengan orang tuanya.

Anak sulung, Koichi (Masahiko Nishimura) sibuk dengan profesinya sebagai dokter. Anak kedua Shige (Tomoko Nakajima) sibuk dengan bisnis salon kecantikannya, anak terakhir Shoji (Satoshi Tsumabuki) sibuk sebagai pekerja part time piñata panggung kabuki.

Mereka tidak punya waktu untuk bercengkrama dengan orang tua mereka walupun Shukichi dan Tomiko pergi ke Tokyo. Bagaimana kisah selanjutnya?

18. Film Drama Jepang “Our Little Sister” (2015)

Our Little Sister

Our little sister menceritakan tentang tiga saudara, Sachi (Ayase Haruka), yang tertua bekerja sebagai perawat, Yoshino (Masami Nagasawa) seorang karyawati bank dan Chika (Kaho) kasir di toko perlengkapan olahraga.

Mereka bertiga ditinggalkan oleh kedua orang tua yang memilih untuk bercerai. Sang ayah tinggal di Yamagata sudah menikah lagi dan sang ibu tinggal di Hokkaido.

Sachi, sebagai kakak tertua, membenci orangtuanya yang telah meninggalkan mereka. Sachi harus berusaha keras untuk membesarkan kedua adiknya.

Suatu ketika ayah mereka meninggal. Ayahnya meninggalkan seorang putri bernama Suzu (Suzu Hirose). Sachi dan adiknya membawa Suzu karena ibu Suzu, yang juga sebab orang tua mereka bercerai, sudah meninggal.

Film ini tidak menampilkan konflik antara Sachi, Yoshiro Chika dan Suzu. Mereka malah hidup bahagia bersama. Namun ternyata Sachi yang begitu membenci orang tuanya terlibat hubungan gelap dengan pria yang sudah berkeluarga.

17. Film Drama Jepang “Go” (2001)

Go

Sugihara (Kobuzako Yosuke) adalah seorang remaja laki-laki yang lahir di Jepang dan orang tua mereka berasal dari Korea Utara. Sugihara adalah anak yang hobinya bertarung. Sugihara jatuh cinta pada seorang gadis jepang bernama Sakurai (Ko Shibasaki).

Sugihara memiliki seorang teman bernama Jung-Il (Takato Hosoyamada). Mereka selalu berdua kemana-mana. Konflik dimulai ketika Jung-Il tiba-tiba meninggal karena ditusuk oleh sekumpulan anak-anak muda di stasiun kereta api.

Film yang diangkat dari novel Kazuki Kaneshiro ini berhasil meraih beberapa penghargaan. Termask best film, best director dan best screenplay.

16. Film Drama Jepang “Kabei : Our Mother” (2008)

Kabei Our Mother

Berlatar belakang Tokyo ada tahun 1940, keluarga Nogami yang harmonis dan bahagia berubah ketika sang ayah, Shigeru (Bando Mitsugoro), ditangkap dan dituduh sebagai seorang komunis.

Istri Shigeru, Kayo (Sayuri Yoshinaga), bekerja dengan sangat keras mulai subuh hungga malam hari untuk mempertahankan keluarga.

Kayo dibantu oleh adik Shigeru, Hisako (Rei Dan) dan mantan murid Shigeru, Yamazaki (Tadanobu Asano) untuk mengasuh kedua putrinya.

Perang dunia kedua dimulai. Hal tersebut membuat suasana di daerah Kayo menggelap dan suram. Kayo sebagai ibu tetap berusaha ceria dan mempertahankan keluarganya dengan cinta.

15. Film Drama Jepang “Tokyo Sonata” (2008)

Tokyo Sonata

Berhasil memenangkan Asian Film Award sebagai film terbaik, film ini menceritakan sosok Ryuhei Sasaki (Teruyuki Kagawa) masyarakat Jepang biasa yang memiliki pekerjaan baik dan kehidupan rumah tangga yang bahagia bersama keluarganya.

Suatu ketika Ryuhei melakukan sebuah kesalahan yang menyebabkan ia dipecat dari pekerjaan. Namun Ryuhei merahasiakan perihal pemecatan itu dari keluarganya, termasuk istrinya Megumi Sasaki (Kyoko Koizumi).

Sehingga setiap pagi Ryuhei tetap pergi, pura-pura bekerja, padahal hanya duduk di taman dan mengantri makanan untuk gelandangan sambil menunggu pekerjaan baru. Di taman inilah ia akhirnya bertemu teman lamanya yang juga baru dipecat.

Sampai suatu ketika Ryuhei mendengar bahwa temannya bunuh diri karena tidak kuat hidup menganggur. Pun dengan istri temannya itu yang juga menyusul bunuh diri. Lalu, bagaimana nasib Ryuhei selanjutnya?

14. Film Drama Jepang “Heavenly Forest” (2006)

Heavenly Forest

Memiliki judul asli Tada, Kimi o Aishiteru (ただ、君を愛してる), film ini mengisahkan tentang Makoto Segawa (Hiroshi Tamaki), mahasiswa baru yang di hari pertamanya bertemu gadis imut nan unik, Shizuru Satonaka (Aoi Miyazaki).

Makoto yang suka minder tapi tampan akhirnya berteman dengan Aoi yang bisa dibilang anak aneh. Sama-sama menyukai fotografi, mereka berdua menemukan hutan yang indah untuk dijadikan tempat hunting foto bersama.

Sampai suatu ketika muncullah gadis bernama Miyuki Toyama (Meisa Kuroki) yang kemudian dekat dengan Makoto. Shizuru yang cemburu, mulai menyatakan cinta pada Makoto dan meminta ciuman Makoto sebagai hadiah ulang tahunnya.

Setelah ciuman tersebut, Shizuru akhirnya menghilang dari kehidupan Makoto. 2 tahun berselang, Makoto mendapat surat dari Shizuru yang beralamatkan di New York dan Makoto berencana menyusulnya.

Akankah mereka bertemu kembali atau takdir berkata lain?

13. Film Drama Jepang “All Around Us” (2008)

All Around Us

Film yang disutradarai dan ditulis oleh Ryosuke Hashiguchi ini memiliki judul asli Gururi no koto (ぐるりのこと), menceritakan kehidupan rumah tangga Kanao (Lily Franky) dan Shoko (Tae Kimura) yang sedang menanti kelahiran anak pertama mereka.

Meskipun sama-sama bersekolah seni, nyatanya Kanao bekerja sebagai tukang reparasi sepatu, sementara Shoko bekerja di perusahaan penerbitan kecil. Kehidupan mereka diwarna pertengkaran dan Kanao yang hobi melirik wanita lain.

Kehidupan membawa Kanao yang ditawari bekerja sebagai artis sketsa pengadilan yang menjadi saksi pembunuhan selama 8 tahun selanjutnya.

Sementara Shoko akhirnya menemukan kembali bakat seninya saat depresi karena kehilangan anak dan masalah keluarga.

12. Film Drama Jepang “Dolls” (2002)

Dolls

Ditulis dan juga disutradarai oleh Takeshi Kitano, film ini berkisah seputar cinta dengan keragaman masalah dan cerita di dalamnya. Film yang berdurasi 114 menit ini memiliki 3 kisah cinta yang berbeda dan tidak berhubungan satu sama lain.

Kisah pertama adalah seorang pria muda bernama matsumoto (Hidetoshi Nishijima) yang membatalkan pertunangannya dengan Sawako (Miho Kanno) karena hendak menikahi putri presiden perusahannya. Sampai akhirnya Sawako mencoba bunuh diri.

Cerita kedua tentang Nukui (Tsutomu Takeshige), pria yang terobsesi dengan bintang pop bernama Haruna (Kyoko Fukada). Namun Nukui akhirnya mengalami kecelakaan dan buta.

Cerita terakhir adalah tentang seorang yakuza yang sudah berumur bernama Hiro (Tatsuya Mihashi) yang mencoba mencari pacar ketika ia masih muda dulu, bernama Ryoko (Chieko Matsubara)

11. Film Drama Jepang “I Just Didn’t Do It” (2006)

I Just Didn’t Do It

Memiliki judul asli Soredemo boku wa yattenai (それでもボクはやってない), film berdurasi 143 menit ini didasarkan pada kisah nyata tentang seorang pria yang dituduh melakukan pelecehan terhadap seorang wanita di kereta.

Adalah Teppei Kaneko (Ryo Kase) yang sedang dalam perjalanan wawancara kerja dituduh meraba seorang pelajar. Teppei bersikeras tidak mengakui kesalahannya meskipun sistem pengadilan Jepang memaksanya untuk mengaku bersalah.

Pada akhirnya proses penyelidikan terus berlanjut dan Teppei terjerumus dalam lubang hitam birokrasi yang seperti tidak ada akhirnya. Sampai ia mendapat pengacara terampil untuk membelanya. Akankah Teppei berhasil bebas?

10. Film Drama Jepang “Kikujiro” (1999)

Kikujiro

Film ini memiliki kisah sederhana tentang seorang anak kecil bernama Masao Sugiyama (Yusuke Sekiguchi) yang pergi menemui ibunya yang sedang bekerja di kota lain dan diantar oleh tetangganya,  Kikujiro Takeda (Takeshi Kitano).

Memiliki alur lambat, film ini menceritakan perjalanan Masao dan Kikujiro yang biasa saja seperti kehidupan sehari-hari namun dikemas dengan tampilan yang luar biasa. Memiliki alur maju, film ini disisipi gambar mimpi-mimpi kecil Masao.

Sebagai sutradara, Takeshi Kitano –yang di Indonesia dikenal sebagai raja dalam acara Benteng Takeshi– mampu mengemas film ini menjadi unik dan menarik dan mirip seperti film dokumenter.

9. Film Drama Jepang “After The Rain” (1999)

After The Rain

Memiliki setting waktu jaman samurai, film ini menceritakan tentang para pelancong yang terjebak banjir dan terpaksa menginap di sebuah penginapan. Adalah seorang ronin –samurai tanpa tuan– bernama Ihei Misawa (Akira Terao) memutuskan mengadakan pesta.

Karena tidak memiliki uang, akhirnya Ihei menantang majikan di daerahnya untuk melakukan pembayaran. Seorang Lord bernama Shigeaki (Shiro Mifune) terkesan dengan Ihei dan memberikan pekerjaan padanya sebagai ahli pedang.

8. Film Drama Jepang “Like Father, Like Son” (2013)

Like Father Like Son

Film ini menceritakan tentang kehidupan dua keluarga yang berbeda. Pertama adalah keluarga Ryota Nonomiya (Masaharu Fukuyama) yang kehidupan keluarganya lebih kaku dengan satu anak bernama Keita (Keita Ninomiya)

Keluarga kedua yang lebih sederhana namun kehidupan keluarganya ceria dan hangat adalah keluarga dari Yudai Saiki (Lily Franky) dengan 3 anak yang salah satunya bernama Ryusei (Shogen Hwang).

Masalah timbul ketika ternyata Keita dan Ryusei adalah anak yang tertukar.

Kedua keluarga akhirnya memutuskan untuk menukar anak mereka kembali. Hanya saja Ryusei yang cenderung bebas sulit beradaptasi dengan keluarga Ryota yang kaku, sedang Keita sebaliknya. Lalu bagaimanakah kelanjutan cerita mereka akhirnya?

7. Film Drama Jepang “Eureka” (2000)

Eureka

Film yang berdurasi 3 jam 37 menit ini menceritakan tentang pembajakan dan pembunuhan di dalam bus yang membuat kakak beradik Naoki (Masaru Miyazaki) dan Kozue (Aoi Miyazaki) trauma.

Tak hanya itu, sopir bus yang bernama Makoto (Koji Yakusho) juga harus pergi dari rumah keluarganya karena dianggap membawa malapetaka.

Akhirnya Makoto menemui Naoki dan Kozue yang telah ditinggal mati ayahnya dan ibunya yang melarikan diri dengan pria lain. Makoto meminta ijin untuk tinggal bersama mereka dan menjadi figur ayah dalam kehidupan kakak beradik itu.

Kedatangan Akihiko (Yoichiro Saito), seorang mahasiswa Tokyo sepepu dari Naoki dan Kozue membuat kehidupan mereka menjadi lebih berwarna. Sampai akhirnya Makoto membeli bus dan mereka berkendara bersama untuk menghilangkan trauma masa lalu.

6. Film Drama Jepang “Love Letter” (1995)

Love Letter

Diawali dari kisah Watanabe Hiroko (Nakayama Miho) yang kehilangan kekasihnya, Fuji Itsuki (Takashi Kashiwabara), akibat kecelakaan saat pendakian gunung.

Meski 2 tahun berlalu, Hiroko masih tetap mengenangnya dan mengirim surat ke alamat kekasihnya dari album kenangan. Meskipun tahu jika meninggal, Hiroko tetap mengirim surat dengan alasan suratnya dikirim ke surga.

Tapi ternyata surat-surat Hiroko mendapat balasan dari Fuji Itsuki. Hanya saja ini adalah Fuji Itsuki teman mereka smp yang seorang wanita yang bernama sama dengan kekasihnya.

Akhirnya Hiroko dan Itsuki menjadi sahabat pena. Itsuki sering menceritakan bagaimana Fuji dan dirinya tidak sengaja berteman dulu saat SMP. Lalu bagaimanakah hubungan mereka bertiga saat smp dulu?

5. Film Drama Jepang “Be With You” (2004)

Be With You 1

Film ini menceritakan tentang seorang suami, Takumi Aio (Shido Nakamura), yang menjadi duda karena ditinggal mati oleh istrinya, Mio Aio (Yuko Takeuchi). Takumi bersama anaknya yang berumur 6 tahun, Yuji (Akashi Takei) hidup bersama dalam kesederhanaan.

Sampai suatu ketika seorang wanita yang mirip dengan mendiang istrinya hadir di tengah kehidupan mereka. Wanita itu ternyata hilang ingatan dan akhirnya tinggal bersama Takumi dan Yuji sebagai istri Takumi.

Kisah menjadi manis ketika wanita tersebut meminta cerita bagaimana Mio bertemu dengan Takumi hingga akhirnya berpacaran. Sampai akhirnya, wanita tersebut kemudian harus pergi kembali. Lalu siapakah sebenarnya wanita asing ini?

4. Film Drama Jepang “Still Walking” (2008)

Still Walking

Memiliki judul asli Aruitemo aruitemo (歩いても 歩いても), menceritakan tentang reuni keluarga yang telah lama terpisah karena pekerjaan masing-masing. Hanya saja ada anggota keluarga yang telah lama memendam kekecewaan.

Mereka adalah sang Ayah, Kyohei Yokoyama (Yoshio Harada)  dan anak keduanya, Ryota Yokoyama (Hiroshi Abe). Ayah yang seorang dokter menghendaki semua anaknya mengikuti jejaknya.

Namun anak kedua yang bercita-cita menjadi seorang tentara, menolak mengikuti jejak ayahnya dan memilih meraih cita-citanya. Kemudian sang anak memutuskan untuk membahagiakan ayah dan ibunya dengan cara yang lain.

Namun sayang ketika hal itu belum terwujud, terjadi peristiwa tragis yang menimpa kedua orang tuanya.

3. Film Drama Jepang “Nobody Knows” (2004)

Nobody Knows

Film ini menceritakan tentang seorang wanita, Keiko (Yukiko Ehara) yang menjadi single parent dan harus tinggal bersama keempat anaknya.

Ia kemudian memutuskan untuk menyewa sebuah apartemen yang peraturannya hanya membolehkan untuk ditinggali 2 orang saja.

Tidak kehilangan akal, Keiko memutuskan untuk membawa anak pertamanya yang berusia 12 tahun, Akira Fukushima (Yuya Yagira) saja. Hingga akhirnya ia membawa ketiga anaknya yang lain secara diam-diam dan berhasil.

Masalah timbul ketika suatu pagi Akira menemukan bungkusan yang berisi surat dan sejumlah uang. Ternyata ibunya telah pergi dan Akira disuruh untuk menjaga adik-adiknya. Lalu bagaimanakah kisah kehidupan Akira dan saudaranya selanjutnya?

2. Film Drama Jepang “Departures” (2008)

Departures

Film ini menceritakan tentang kehidupan seorang pemain cello, Daigo Kobayashi (Masahiro Motoki), yang baru saja dipecat dan diusir dari kelompok orchestra tempat ia bekerja.

Lalu Daigo bersama istriny, Mika (Ryoko Hirosue), pindah ke kampung halaman mereka dulu. Hingga suatu ketika Daigo melihat lowongan pekerjaan sebagai pembantu keberangkatan.

Daigo mengira bahwa itu adalah sebuah perusahaan travel, segera saja ia melamar pekerjaan tersebut. Tak dinyana, ternyata pekerjaannya adalah menyiapkan jasad untuk dikremasi di upacara atau lebih dikenal dengna sebutan perias mayat.

1. Film Drama Jepang “Shoplifters” (2018)

Shoplifters

Menceritakan tentang kehidupan keluarga miskin yang terdiri dari Ayah Osamu (Lily Franky), Ibu Nobuyo (Sakura Ando), 3 anak mereka dan wanita tua pemilik rumah bernama Hatsue (Kirin Kiki) yang hidup dari pensiunan suaminya yang telah meninggal.

Osamu baru saja diberhentikan dari pekerjaan, sementara istrinya bekerja sebagai binatu dan anaknya Aki (Mayu Matsuoka) bekerja di klub malam. Osamu dan Shota (Kairi Jo), anaknya, rutin menjadi pengutil untuk menyokong kehidupan keluarga mereka.

Sampai akhirnya Osamu menemukan Yuri, seorang anak tetangga yang terkunci dan diduga mengalami pelecehan. Alih-alih mengembalikan Yuri, keluarga Osamu memotong rambut Yuri dan mengganti namanya menjadi Lin.

Nah sobat movie lovers, itulah tadi 30 film drama Jepang yang sangat kita rekomendasikan untuk ditonton. Berapa di antaranya meraih masuk nominasi dan bahkan penghargaan di festival film Jepang dan internasional. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk nonton yuk!

Share This Post
Kategori:
Film

Comments are closed.