15+ Rekomendasi Film Perang Vietnam Terbaik

Banyak Film Perang Vietnam Terbaik yang menceritakan perang Vietnam pasca berakhirnya perang tersebut, sebagian besar film-film tersebut berisi tentang pengalaman pahit para veteran dan kritikan kepada pemerintah Amerika Serikat.

Perang Vietnam adalah salah satu perang paling bersejarah setelah Perang Dunia II.

Perang ini adalah perang yang memberikan tamparan keras kepada negara superpower sekelas Amerika Serikat karena mereka dikalahkan oleh tentara Vietnam yang tidak memiliki senjata canggih seperti Amerika.

Kamu mau tahu film-film apa saja yang menceritakan perang Vietnam? Yuk simak film-film Perang Vietnam yang sudah kami rangkum di bawah ini!

15+ Rekomendasi Film Perang Vietnam Terbaik

Jika sobat penasaran dengan Rekomendasi Film Perang Vietnam Terbaik hingga saat ini, berikut tim Ponselsoak sudah merangkum dalam list berikut ini.

1. Apocalypse Now (1979)

Apocalypse Now

Kapten Willard (Michael Sheen) adalah seorang veteran yang sedang yang sedang menganggur.

Selama dirinya menganggur, dia merasa stress dan seakan medan pertempuran selalu memanggil-manggil namanya.

Ketika ia mendapat panggilan misi, ia tidak menolak.

Misi yang harus dijalani Willard adalah membunuh seorang petinggi militer yang membelot dan membentuk grup paramiliternya sendiri.

Untuk menyelesaikan misinya, Willard harus melewati banyak pertempuran layaknya neraka.

Bom berguguran, peluru berterbangan, dan mayat gergelimpangan.

Durasi film ini yang memakan waktu dua jam setengah lebih mungkin akan membuat beberapa penonton ciut.

Namun bagi kamu yang mau menyaksikan sebuah mahakarya audio visual yang penuh dengan aksi dan simbol-simbol surealis, film ini lah yang kamu cari.

Dalam film ini, Francis Ford Coppola benar-benar menyajikan tontonan yang menekspresikan kegilaan dalam pertempuran.

Semua kegilaan itu ia bungkus dengan adegan-adegan surealis yang mengundang penasaran penonton.

Beberapa adegan juga sangat memorabel di ingatan penonton. Terutama ketika adegan serangan helikopter terhadap sebuah desa.

Adegan itu terasa sangat epik saat dibarengi dengan lagu “Ride of the Valkyries”.

2. Full Metal Jacket (1987)

Full Metal Jacket

Pvt. Joker Davis (Mathew Modine), Pvt. Leonard (Vincent D’Onofrio), dan Pvt. Cowboy (Lee Howard) adalah tiga serdadu muda yang menjalani latihan perang di sebuah pusat pelatihan tentara. Di sana mereka dilatih sangat keras di bawah komando Sersan Gunney Hartman (Lee Erney).

Berbagai tekanan fisik maupun mental dialami oleh tiga serdadu muda itu, bahkan pada suatu saat, Pvt. Leonard tidak mampu menahan tekanan yang ia alami.

Karena depresi, ia membunuh Sersan Gunney lalu melakukan bunuh diri.

Berselang beberapa bulan setelah program latihan itu selesai, Pvt. Joker Davis akhirnya mendarat di Vietnam.

Di sana dia menjadi seorang reporter siaran perang bernama War and Stripes bersama fotografernya, Rafterman (Kevyn Howard).

Ketika mereka dikirim ke pulai Phu Bai untuk meliput sebuah pertempuran, ia bertemu dengan Pvt. Cowboy.

Ketika ia menggali informasi dari Pvt. Cowboy dan kawan-kawannya mengenai pertempuran yang mereka jalani, ia menerima curahan perasaan dari para tentara yang berperang itu.

Saat kamu menonton film ini, kamu akan melihat banyak penderitaan yang dialami tentara selama perang Vietnam.

Sosok tentara yang sangar akan terlihat seperti bocah yang merindukan ibunya. Dengan sedikit sentuhan bumbu black comedy, film ini akan lebih mudah dinikmati oleh kamu.

3. Platoon (1986)

Platoon

Chris Taylor (Charlie Sheen) adalah seorang pemuda yang berasal dari keluarga yang serba kecukupan. Ia juga beruntung dapat menduduki bangku kuliah.

Namun kenaifannya membuat dia keluar dari bangku perkuliahan dan mendaftar sebagai tentara untuk bergabung dalam perang Vietnam.

Di medan pertempuran, ia menyadari bahwa kehadirannya tidak berdampak apapun bagi satuannya, terlebih bagi negaranya.

Jika dibandingkan dengan rekan-rekannya, dia tidak memiliki pengalaman bertempur sedikitpun, dan itu membuat dirinya menjadi bahan olok-olokan.

Dalam satuannya, ia dipimpin oleh Sersan Robert Barnes (Tom Berenger) yang bengis dan Sersan Elias Grodin (Willem Dafoe) yang ramah.

Melihat kondisi Chris yang dikucilkan, Sersan Grodin membantu menyemangatinya dan mereka pun mulai berteman.

Ketika satuan itu menjalani misi di sebuah desa, Sersan Grodin dibunuh oleh Sersan Barnes.

Melihat satu-satunya teman yang ia miliki tewas, Charlie menyimpan dendam kepada Sersan Barnes. Ketika pertempuran berlangsung, Charlie merasa dirinya terjebak antara dua perang dalam satu waktu.

4. We Were Soldiers (2002)

We Were Soldiers

Sebelas tahun pasca kekalahan tentara Perancis di tangan Viet Minh, tentara Amerika didatangkan ke Vietnam demi “membela demokrasi”.

Salah satu perwira militer Amerika, Letkol Hal Moore (Mel Gibson) diturunkan untuk memimpin sebuah pasukan bernama 1st Batalyon/7th Cavalry Regiment.

Letkol Moore langsung terkejut mendengar nama yang diberikan pada pasukannya itu.

Nama itu memiliki pengalaman sejarah yang memilukan dari sejak perang Amerika-Indian.

Namun begitu, Letkol Moore tetap menjalankan tugasnya.

Sesampainya di Vietnam, Letkol Moore diperintahkan untuk memburu tentara Viet Minh yang bersembunyi di wilayah pegunungan La Drang.

Yang mereka tidak ketahui adalah tempat itu merupakan markas dari 4000 tentara Viet Minh yang sudah terlatih selama ribuan tahun melawan bangsa penjajah.

5. Good Morning, Vietnam (1987)

Good Morning Vietnam

Adrian Cronauer (Robin Williams) adalah seorang penyiar radio yang bertugas untuk menghibur para tentara selama perang Vietnam.

Dalam tugasnya, ia ditemani oleh asistennya, Edward Garlick (Forest Whittaker).

Awalnya, para petinggi militer tidak begitu menyukai kehadiran Adrian.

Namun, gaya Adrian yang unik dan hidup dalam membawakan acara-acaranya membuat para tentara perlahan mulai menyukai siaran-siaran yang dibawakannya.

Setelah menonton film ini selama dua jam, akan ada banyak kesan yang berbekas di dalam kepala kamu.

Film ini menyajikan sebuah drama kehidupan di tengah perang yang sedang berlangsung.

Balutan komedi khas mendiang Robin Williams membuat film ini tambah menghibur.

6. The Deer Hunter (1978)

Tiger Hunter

Michael, Steven dan Nick adalah tiga orang sahabat yang bekerja di sebuah pabrik di Pennsylvania.

Pada suatu hari, ketiganya sepakat untuk bergabung dalam perang Vietnam.

Setelah melalui masa perekrutan dan pelatihan, mereka pun mendarat di Vietnam.

Di Vietnam mereka melihat pertempuran yang mengerikan. Dalam suatu pertempuran ketiganya berhasil ditangkap oleh tentara Vietcong.

Selama ditahan, ketiganya dipaksa untuk bermain Russian Roulette, sebuah permainan antara hidup dan mati.

Meski menuai kontroversi, “The Deer Hunter” akan menyajikan sebuah tontonan yang memilukan sekaligus mengerikan.

Dampak dari perang Vietnam tergambar dari setiap orang yang memerankan film ini.

Film ini cocok untuk kamu yang suka menonton film konspirasi di balik peristiwa sejarah.

7. Casualties of War (1989)

Casualties of War

Eriksson (Michael J. Fox) adalah seorang tentara yang ditugaskan bersama kelompok yang dipimpin oleh Sersan Tony Meserve (Sean Penn).

Pada suatu hari, Meserve pergi ke sebuah tempat hiburan malam. Sayangnya tempat itu hanya bisa dimasuki oleh perwira saja, sehingga Meserve tidak dapat masuk.

Merasa kecewa, Meserve berencana untuk menculik seorang perempuan lokal untuk dijadikan pelampiasan hasratnya.

Eriksson yang mendengar itu awalnya hanya berpikir bahwa itu hanya bercanda, namun ia terkejut ketika Meserve dan rekan-rekannya melancarkan rencana mereka itu.

Keesokan harinya, perempuan yang diculik itu dipaksa untuk ikut dalam patroli yang dilakukan oleh Meserve dan bawahannya.

Saat waktu senggang, Meserve dan empat tentara lain memperkosa perempuan itu secara bergiliran. Ketika Eriksson diberi kesempatan, ia menolak.

Penolakan Eriksson membuat Meserve dan rekan-rekannya kesal, dan ia pun dikucilkan oleh kelompoknya.

Karena ia tidak mampu berbuat apa-apa untuk melawan kelompoknya, ia mengancam Meserve dan rekan-rekannya dengan tuntutan ke pengadilan militer.

Kalau kamu mengharapkan adegan tembak-menembak dari film ini, kamu akan kecewa berat.

Tapi kalau kamu ingin melihat sisi lain dalam sebuah perang, film ini akan memberikan kamu pemandangan kelam yang mencoreng nilai-nilai kemanusian.

8. Born on the Fourth of July (1989)

Born on the Fourth of July

Dari sejak kecil, Ron Kovic (Tom Cruise) bercita-cita ingin menjadi seorang tentara.

Ketika ia beranjak dewasa, ia mendaftarkan diri untuk bergabung dalam perang Vietnam.

Keputusannya didukung sang ibu, sedangkan sang ayah mengecam keputusannya karena dia adalah seorang veteran perang.

Ron berharap bahwa keputusannya itu nanti akan membuatnya menjadi sosok yang terpandang.

Namun kenaifan dirinya berubah ketika ia terjun ke medan pertempuran.

Saat di pertempuran, ia mengalami luka tembak yang membuat dirinya lumpuh dan harus ditarik dari medan pertempuran.

Seusai perang, Ron dan prajurit lainnya dipulangkan. Mereka kecewa ketika mereka tidak mendapatkan sambutan atas jerih payah yang mereka lakukan di medan perang.

Ron yang menyadari bahwa usahanya hanyalah sebuah kesia-siaan, ia memutuskan untuk menjadi seorang aktivis anti-perang.

Film ini adalah sebuah visualisasi bentuk penyesalan Amerika yang telah ikut campur dalam perang yang tidak bermakna.

Kisah hidup Ron Kovic adalah sebuah gambaran citra buruk Amerika yang berhasil diramu oleh sutradara Oliver Stone secara apik dan menarik.

9. Hamburger Hill (1987)

Hamburger Hill

Film ini menceritakan sebuah pertempuran yang paling sia-sia dalam sejarah perang Vietnam.

Ketika pasukan Vietnam utara berhasil menguasai Gunung Dong Ap Bia (Bukit 937), tentara Amerika mengirimkan 101 Airborne Division untuk merebut kembali gunung itu.

Dengan dibantu oleh satu batalion dari tentara Vietnam Selatan, mereka bertempur selama 10 hari non-stop.

Tentara Amerika dan sekutunya menggempur gunung itu dengan hujan bom, napalm, dan peluru, tanpa mengetahui manfaat strategis dari gunung tersebut.

Film ini menggambarkan kengerian pertempuran dengan akurat. Kamu akan merasakan atmosfir perang dari para aktor yang memainkan film ini.

Mereka layaknya tentara yang benar-benar sedang bertempur. Ketakutan tergambar jelas di wajah mereka, seakan mereka berusaha keluar dari pertempuran.

10. The Boys in Company C (1978)

Boys in Company C

Film ini menceritakan tentang lima serdadu muda yang ikut serta dalam perang di Vietnam.

Sebelum diterjunkan, mereka harus melalui pelatihan yang keras dan tidak manusiawi.

Ketika mereka dinyatakan siap dan diberangkat ke Vietnam, mereka melihat kenyataan yang lebih mengerikan dari latihan mereka.

Hari demi hari mereka lalui di medan pertempuran, moral mereka perlahan mulai anjlok.

Akibat dari komandan mereka yang tidak berkompeten dan sekutu mereka yang korup, mereka berusaha untuk mencari jalan keluar dari perang yang mengerikan itu.

Film ini memiliki alur cerita yang sangat bagus, dimana film ini menggambarkan kedepresian prajurit yang tertekan oleh perang yang mereka geluti.

Yang paling pusat perhatian dalam film ini adalah Stan Shaw yang sukses memainkan perannya sebagai Tyrone Washington.

11. Rescue Dawn (2006)

Rescue Dawn

Dieter Dengler (Christian Bale) adalah seorang pria Jerman yang bercita-cita untuk menjadi seorang pilot pesawat tempur.

Ia pergi ke Amerika untuk mengejar cita-citanya, dan bergabung dalam perang Vietnam.

Setelah diterima menjadi seorang pilot, Dieter ditugaskan untuk menjatuhkan bom di wilayah Laos yang diduduki oleh Vietcong.

Ketika ia terbang di atas wilayah udara Laos, pesawatnya tertembak oleh tentara Vietcong dan ia pun jatuh ke hutan. Beruntung, dia berhasil selamat dari peristiwa itu.

Ketika ia berhasil keluar dari pesawaat naasnya, ia dikepung oleh tentara Vietcong dan mereka pun menangkapnya.

Ia ditawari kebebasan dengan syarat ia mau menandatangi surat penting yang dapat membatalkan invasi Amerika ke Vietnam.

Berbeda dari film perang Vietnam kebanyakan seperti seri Rambo, film ini tidak mengandung propaganda anti Vietnam.

Sang sutradara, Wener Herzog, mencoba merekonstruksi film dokumenter karyanya sendiri yang berjudul “Little Dieter Need to Fly” dalam sebuah film fiksi .

Dalam film Rescue Dawn ini, kamu tidak akan melihat aksi tembak-tembakan ala Rambo, melainkan sebuah cerita survival.

Meski diangkat dari kisah nyata, film ini tetap mengandung cerita-cerita penyedap yang tidak begitu “wah” dan masih dalam batas kewajaran.

12. Rambo: First Blood (1982)

First Blood

Rambo adalah seorang veteran satuan Green Berrets yang bertugas pada masa perang Vietnam. Akibat perang yang dilaluinya, ia mengalami trauma berat.

Untuk mengatasi traumanya, ia pergi dari satu kota ke kota lain demi mencari teman-teman satu unitnya, namun kebanyakan dari mereka sudah meninggal.

Pencarian Rambo terhenti ketika ia masuk ke sebuah kota kecil bernama Hope. Kota tersebut dijaga oleh seorang Sherif yang suka sewenang-wenang bernama Will Teasle.

Ketika bertemu Rambo, Teasle menganggap bahwa Rambo adalah seorang gelandangan dan memperlakukannya layaknya hewan dengan cara mengurungnya.

Di dalam kurungan, Rambo mengamuk dan membunuh seorang petugas polisi. Setelah membunuh polisi itu ia kabur ke sebuah hutan.

Teasle tentunya tidak senang dengan peritiwa yang terjadi. Dia mengirim banyak orang untuk menangkap Rambo di hutan itu tanpa mengetahui risiko yang akan mereka hadapi.

Film ini memiliki dasar cerita yang menggambarkan efek dari perang bahkan setelah perang itu berakhir.

Cerita dari film ini digambarkan melalui sebuah film action thriller dan survival yang menegangkan sekaligus seru.

13. Tigerland (2000)

Tigerland

Sekelompok serdadu dikirim ke sebuah kamp pelatihan tentara di Louisiana.

Di kamp itu, mereka dilatih dengan keras agar mereka terbiasa dengan kondisi pertempuran di Vietnam, dengan suasana dan medan yang dibuat serupa.

Di antara semua serdadu yang dilatih di kamp itu, Roland Bozz adalah orang yang paling keras kepala.

Dia menolak segala perintah yang diberikan hingga atasannya pun membencinya.

Selama berlatih, Roland bekerjasama dengan Jim Paxton, seorang pria yang ingin membongkar rahasia kamp tersebut.

Roland dan Jim keduanya memiliki tujuannya masing-masing.

Roland berusaha kabur dari kamp itu sedangkan Jim berusaha menulis fakta terkait kamp tersebut yang nantinya akan dijadikan senjata untuk mengkritik kebijakan perang Vietnam.

Daripada menggambarkan perang Vietnam di medan pertempuran, film ini lebih memilih untuk menceritakan kisah tentara yang dilatih untuk berperang dalam peperangan yang mereka tidak inginkan.

Film ini sangat kental dengan kritikan dan dibungkus dengan beberapa candaan ringan.

14. Rambo: First Blood Part II (1985)

First Blood 2

Setelah melewati masa kekejaman di penjara, Rambo dibebaskan dengan syarat mencari tentara Amerika Serikat yang ditawan di Vietnam.

Sebagai imbalan atas jasanya, seluruh catatan kriminal Rambo akan dihapus. Misinya cukup sederhana, dimana dia hanya perlu mengintai dan melapor saja.

Namun dia terpaksa melanggar prosedur ketika kekasihnya yang merupakan warga Vietnam dibunuh oleh tentara Amerika.

Akibat kematian kekasihnya, Rambo mengamuk dan harus berhadapan dengan ribuan tentara Amerika, Vietnam, bahkan Russia yang ada di medan itu.

Tidak ada film One Man Army terepik selain film Rambo. Berbeda dengan film sebelumnya, film ini lebih tidak memiliki alur cerita sekomplex film pertama.

Meski begitu film ini merupakan film ekstravaganza laga yang menggelegar dan sangat menghibur.

15. Air America (1990)

Air America

Billy Covington (Robert Downey Jr.) adalah seorang pilot helikopter sekaligus wartawan di sebuah kantor berita swasta.

Akibat kecerobohannya dalam mengemudikan helikopter, Covington dipecat dari kantornya.

Covington lalu mencari pekerjaan lain yang ia bisa tekuni.

Ketika ia sedang mencari pekerjaan, ia bertemu dengan Rob Diehl (David Marshall Grant), seorang agen CIA yang beroperasi selama perang Vietnam.

Diehl menawarkan posisi sebagai pilot kepada Covington, dan ia pun menerimanya.

Covington pun dibawa ke Vientianne untuk bertemu dengan rekan kerjanya, Genne Ryack (Mel Gibson).

Disana ia dijelaskan mengenai pekerjaannya yang mencakup mengantarkan barang logistik dan persenjataan bagi rakyat Vietnam selatan.

Beberapa saat ketika ia mulai bekerja, Covington menyadari sebuah konspirasi yang dilakukan atasannya mengenai penyelundupan obat-obatan terlarang.

Film ini menyajikan sebuah perspektif yang berbeda dalam perang Vietnam.

Kolaborasi antara Robert Downey Jr. dan Mel Gibson terlihat sangat serasi dalam film ini.

Mereka berhasil membawakan film action comedy yang lucu namun dalam suasana yang serius.

Itu dia film-film perang Vietnam yang berhasil kami rangkum dalam daftar yang kami buat yang kami rangkum dari tahun 2000 an, hingga 2018, 2019 namun belum kami update untuk tahun 2020.

Jadi, apa kamu sudah menonton film-film yang kami sebutkan di atas? Atau ada film yang belum kamu tonton?

Selain menghibur, kamu juga bisa belajar peristiwa sejarah yang penting selama perang ini berlangsung. Pokoknya jangan sampai kamu melewatkan film ini ya!

Jika sobat suka dengan daftar rekomendasi film dari Ponsel Soak, jangan lupa untuk share link halaman ini ke teman kalian. Happy Watching!

Klik 2x Selengkapnya

Related Articles

Back to top button